Aksi Nyata Modul 1.3. KESEPAKATAN KELAS


Membuat Kesepakatan Belajar 

Oleh 

Andi Mappaewa, S.Pd 

Calon Guru Penggerak Kab. Bone 



Latar Belakang

Keberhasilan sebuah proses pembelajaran tidak hanya ditentukan oleh seorang guru saja, perlu keterlibatan siswa juga di dalamnya. Sebagus dan sebaik apapun metode yang digunakan oleh guru, tapi kalau guru tidak mampu memahami apa yang diinginkan muridnya dalam proses pembelajaran, tentunya metode pembelajaran itu tidak akan berhasil dan tujuan pembelajaran pun tidak akan tercapai. 

Oleh karena itu guru harus memahami terlebih dahulu metode belajar seperti apa yang diinginkan oleh siswa. Setelah guru mengetahui, selanjutnya guru membuat kesepakatan belajar dengan siswa. Penentuan kesepakatan belajar ini harus benar-benar melibatkan siswa dan jangan didominasi oleh guru. Dengan adanya kesepakatan belajar ini maka akan tercipta pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna bagi siswa. 



    Tujuan

    1. Adapun tujuan dari rancangan aksi nyata ini yaitu sebagai berikut. 

    2. Untuk meningkatkan keterlibatan siswa secara aktif dalam menentukan proses belajar. 

    3. Untuk mewujudkan pembelajaran yang menyenangkan dan berpihak pada murid. 

    4. Untuk mewujudkan visi murid merdeka dan merdeka belajar. 



Deskripsi Aksi Nyata 

Langkah-langkah yang dilakukan dalam menyusun kesepakatan kelas secara runut dan jelas. Menyusun kesepakatan kelas tentulah sangat penting dalam menentukan langkah-langkah agar kesepakatan yang dibuat nantinya dapat tercapai dan menghasilkan kesepakatan seperti yang diharapkan. Adapun langkah-langkah dalam menyusun kesepakatan kelas yaitu: 

1. Memberikan pemahaman kepada murid tentang kesepatakan kelas, tujuan dan manfaat yang ingin dicapai. 

2. Memastikan keterlibatan seluruh murid dalam mengambil bagian untuk memberikan pendapat tentang kesepakatan yang ingin dibuat. 

Selain itu, menyusun kesepakatan kelas, tindakan yang dilakukan sebagai guru kepada murid yaitu lebih pada menuntun murid-murid agar berani memberi masukan tentang kesepakatan kelas yang dibuat. Selain itu, murid diberi kebebasan seluas-luasnya untuk memberikan pendapat karena kesepakatan kelas merupakan hal penting bagi mereka nantinya dan menuntun mereka dapat mempertanggung jawabkan apa yang telah disepakati bersama. 

Bentuk percakapan sebagai guru dengan murid ketika menyusun kesepakatan kelas juga penting. Sebagai seorang guru penting melakukan percakapan yang halus, lembut, dan lebih mengarahkan kepada peserta didik bahwa kesepakatan yang dibuat merupakan kesepakatan kelas bagaimana belajar dalam kelas agar lebih menyenangkan sesuai dengan kemauan. Guru sebisa mungkin dalam percakapan lebih banyak menuntun murid-murid dalam menentukan kesepakatan kelas. Guru tidak boleh serta merta menjadi penguasa dalam menentukan kesepakatan yang harus diikuti. Percakapan guru dengan murid lebih banyak memberikan kesempatan kepada murid-murid. 

Setelah kesepakatan kelas dibuat, karena masih masa pandemik bentuk percakapan masih hanya sebatas via massengger. Guru memberikan kesempatan kepada seluruh murid-murid untuk memberikan pendapatnya. Setelah itu, merangkum seluruh pendapat, memilah dan menentukan kesepakatan yang paling penting menjadi kesepakatan kelas. 





Refleksi Aksi Nyata 

Pelaksanaan aksi nyata ini dapat meningkatkan kesadaran guru dalam hal mewujudkan pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa. Pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna bagi siswa tidak dapat hanya ditentukan oleh faktor gurunya saja, melainkan diperlukan keterlibatan siswa di dalam menentukan cara atau metode belajar seperti apa yang mereka kehendaki. Guru dan siswa wajib membuat sebuah kesepakatan belajar sebelum pelaksanaan pembelajaran dimulai dengan tujuan agar siswa dapat memahami materi pelajaran dengan baik sesuai dengan gaya belajar masing-masing siswa. Selain itu, dengan adanya kesepakatan belajar ini siswa pun akan nyaman dalam mengikuti proses pembelajaran. 

Adapun tantangan atau keberhasilan yang ditemui selama proses tersebut salah satunya, masih ada saja beberapa murid yang melanggar aturan salah satunya lambat dalam mengerjakan tugas. Sampai saat ini keberhasilan yang paling penting adalah, telah berhasil membuat seuatu kepakatan kelas berdasarkan masukan dari murid-murid dan murid lebih disiplin dalam menyelesaikan tugasnya. 



Rencana Perbaikan di Masa Mendatang 

Respon murid dalam berperilaku setelah menyusun kesepakatan kelas di masa pandemic ini belum terlalu nampak secara keseluruhan. Yang paling Nampak hanya pada kedisiplinan mengerjakan tugas-tugas. Murid sudah merasa punya tanggung jawab lebih besar dalam mengerjakan tugas karena telah membuat kesepakatan kelas. 

Hal-hal yang sudah baik yang telah dilaksanaan di aksi nyata ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan dan konsisten dan akan membuat kesepakatan belajar bersama dengan siswa dan terus melakukan evaluasi secara berkala terhadap kesepakatan belajar yang telah dibuat agar kesepakatan belajar tersebut dapat dijalankan dengan baik dan tidak ada lagi siswa yang melanggar kesepakatan yang telah dibuat tersebut. 



Dokumentasi