Bulu Pamali Maluku

Pada zaman dahulu, ada seorang pemuda yatim piatu bernama Yongker. Pekerjaannya sehari-hari adalah mencari kayu bakar di hutan. Yongker amat rajin bekerja. Tiap hari dia berjalan tak kenal lelah. 

Suatu hari, karena kelelahan, Yongker beristirahat di sebuah hutan yang terletak di lembah menuju pantai. Saat dia hendak tidur, tiba-tiba terdengar suara yang amat keras. Suara itu mirip gemuruh halilintar di langit. Sebelum Yongker sadar apa yang terjadi, seekor ular raksasa muncul dan menelannya, lalu memuntahkannya kembali. 

Tubuh Yongker terpental. Ular itu menghilang. Hanya ada seorang kakek yang berdiri di hadapannya. Wajah kakek itu terlihat marah. “Siapa kau? Dan apa yang kau lakukan di sini?” teriaknya pada Yongker. 

Dengan gemetar, Yongker menjawab, “Namaku Yongker. Aku ada di sini untuk mencari kayu bakar. Itulah pekerjaanku sehari- hari, sejak ayah dan ibuku meninggal.” 

Kakek itu memandangi Yongker. Sekarang, wajahnya tak terlihat marah lagi. “Tapi, ingatlah. Jangan sampai kau merusak dan menggunduli hutan ini,” pintanya. Yongker mengangguk setuju. 

Kakek itu lalu mencabut sepotong bulu atau bambu dari pohon yang tiba-tiba muncul di belakang Yongker. Kakek itu mengibaskan bulu itu ke seluruh badan Yongker. 

“Sekarang, tubuhmu telah kulindungi dari serangan hewan buas dan orang jahat,” kata kakek itu. 

Yongker menoleh ke pohon bulu di belakangnya. Pohon itu masih ada, tetapi tiba-tiba saja tujuh helai daunnya terbang tertiup angin. Ketujuh daun itu jatuh di tengah laut dan berubah menjadi tujuh pulau kecil, sedangkan Kakek dan pohon bulu tadi malah menghilang. 

Kini, pulau-pulau itu disebut dengan Pulau Tujuh. 

Sejak saat itu, Yongker terkenal karena kekebalan tubuhnya. 

Dia menggunakannya untuk bekerja lebih giat dan membantu orang-orang yang membutuhkan. Sementara itu, tempat pohon bulu tadi tumbuh dikenal dengan nama Bulu Pamali, karena tumbuh dan menghilang secara misterius. 

Hingga saat ini, masih ada yang percaya bahwa pohon bulu itu terkadang muncul kembali, tetapi hanya bisa dilihat oleh orang-orang tertentu.